PSG Bakal Back to Back Juara Liga Champions?

Image : Wikipedia



Tidak ada yang tahu, tetapi, kembali ke final di Liga Champions adalah sesuatu yang mewah. Klub, pemain dan fans jelas happy. Makin menggelembung lagi jika juara lagi, dan di sini peluangnya besar, mengingat lawannya adalah Arsenal.

Arsenal itu kuat, tapi ini klub yang terkenal rentan di fase-fase penting. Fakta-faktanya jelas seperti ekor milik si kucing, ngintil kemana-mana. Dan satu lagi - ini sedihnya - banyak yang gak berharap Arsenal yang juara. 

Ini bekal bagus buat PSG untuk menatap final di Budapest. Semua happy untuk PSG, kecuali mungkin fans Bayern Munchen yang masih gondok karena kontroversi keputusan wasit di semifinal. Bisa dimengerti karena jika ditilik lagi pertandingan itu, kesannya memang menjijikkan.

Jadi PSG sampai di final diiringi kebahagiaan fans dan suara sumbang dari fans Munchen dan fans netral. Bau-bau konspirasi uang minyak mewarnai laju PSG ke final Liga Champions, rumornya.

Kalau ada lagi yang kurang bahagia dengan kiprah PSG tahun ini, mungkin, Mbappe. Dia ngotot pergi ke Madrid demi ambisi juara Liga Champions dan ambisi Ballon d'Or. Ironis, bukannya dapat, malah PSG cetak sejarah juara Liga Champions kali pertama, dan si Dembele menang Ballon d'Or. Sementara di Madrid, musim pertama perburuan trofinya zonk.

Musim kedua Mbappe di Madrid juga berakhir identik. Nol trofi, tapi PSG melaju ke final Liga Champions lagi, dan punya peluang cukup besar untuk juara lagi. Itu hal yang menyesakkan bagi Mbappe, dan mungkin satu-satunya yang bisa mengbiburnya adalah, PSG kalah dari Arsenal.

Dengan kata lain dia akan "bergabung sebentar" dengan fans Arsenal, berharap Arsenal juara untuk pertama kalinya.

Kayanya berlebihan ya, berpikir bahwa Mbappe seperti itu. Tapi itu mungkin sih, mengingat dalam banyak pemberitaan media, narasinya ego Mbappe tinggi banget, merasa lebih besar dari tim, dan sulit berbagi ruang ganti dengan pemain lain.

Sebelum Mbappe datang, Madrid baru saja juara Liga Champions. Fansnya berharap dengan kedatangan dia, Madrid akan menjadi tak tersentuh, tapi faktanya berkata sebaliknya.

Klub yang dia tinggalkan malah moncer.

0 komentar:

Posting Komentar