Rafa Gagal Lampaui Guardiola

Tiga kali ke final piala dunia antar klub merupakan sesuatu yang luar biasa. Pep Guardiola yang fenomenal sekalipun hanya dua kali membawa klubnya ke final. Tapi Rafael Benitez melakukannya tiga kali bersama tiga klub berbeda.


Sayangnya hanyalah sebatas tiga kali ke final, karena faktanya Rafa hanya berhasil membawa klubnya juara sekali saja, saat menangani Internazionale Milan pada 2010. Sebelumnya, tahun 2005 ia gagal membawa Liverpool mengangkat trofi setelah takluk dari FC Santos 1-0. 

Dalam final kemarin klub Brasil lainnya Corinthians memupuskan harapan Rafa untuk mendulang sukses kedua dalam tiga finalnya. Chelsea takluk 0-1 dari juara Piala Libertadores tersebut. Rafa gagal melampaui prestasi Guardiola.

Satu-satunya gol dalam partai final itu dicetak oleh Paolo Guerrero yang jjuga mencetak gol kemenangan Corinthians dalam laga semifinal kontra Al Ahly.

Kekalahan itu juag diperparah dengan kartu merah yang diberikan wasit kepada Garry Cahill yang melakukan pelanggaran terhadap Emerson.

Sebenarnya Chelsea mencetak gol balasan kemudian melalui penyerang mereka Fernando Torres, tepatnya pada masa tambahan waktu babak kedua. Tapi gol tersebut dianulir wasit yang menganggap Torres berada dalam posisi offside.

Kegagalan ini sekali lagi memaksa Rafa belum bisa bernafas lega. Ia bukan saja berurusan Abramovich yang 'tak sabaran', tapi juga pendukung Chelsea sendiri yang masih menyimpan dendam pada sosok Rafael Benitez.

0 komentar:

Posting Komentar