Trofi Pertama Rafa Untuk Chelsea?

http://www.telegraph.co.uk
Sebagaimana halnya Roberto Di Matteo yang sukses memberi Trofi Liga Champion pada Chelsea setelah menjadi caretaker Andre Villas Boas, mampukah Rafael Benitez memberikan trofi piala dunia antar klub? Ini menarik untuk disimak.

Tampaknya kursi kepelatihan di Chelsea masih akan terus panas bagi siapapun yang mendudukinya, tak terkecuali Rafael Benitez. Sejak mengambil alih posisi itu dari Di Matteo, ia belum menunjukkan kinerja yang  - terutama  bagi sang pemilik klub Abramovich - memuaskan.

Tapi meskipun dalam tekanan petinggi klub, termasuk supporter yang tak menyukai sosok Rafa yang mereka katakan telah menyakiti hati suporter Chelsea, faktanya Rafa berhasil membawa Chelsea ke final piala dunia antar klub. Mereka akan menghadapi klub Brasil Corinthians.

Kemenangan meyakinkan 3 - 1 atas klub Meksiko, Monterrey pada laga semifinal, membawa langkah Chelsea untuk bertemu Corinthians yang di pertandingan semifinal lainnya mengalahkan juara Afrika Al Ahly 1 - 0.

Tahun lalu klub Brasil Santos harus mengakui keunggulan juara Eropa FC Barcelona, meski saat itu mereka diperkuat pemain berbakat yang menyita perhatian dunia, Neymar. Banyak misi yang diusung Rafa dalam final kali ini. Tentu saja trofi untuk Chelsea dan juga hegemoni klub Eropa atas klub dari benua lainnya terutama Amerika Selatan.

Mungkin jika Chelsea berhasil membawa pulang trofi piala dunia antar klub, setidaknya posisi Rafa akan adem setidaknya hingga akhir musim. Tapi jika Chelsea gagal, meski tak dipecat sekalipun, Rafa akan memimpin Chelsea dalam tekanan  yang jauh lebih berat.

Faktanya, Di Matteo yang menorehkan tinta emas trofi Liga Champion pun bisa didepak oleh karena ketidaksabaran sang pemilik Abramovich. Sangat menarik untuk mengikuti sepak terjang Chelsea di ajang piala dunia antar klub, berikut kisah tentang Rafael Benitez sang pelatih.

0 komentar:

Posting Komentar